Mengenai Saya

Foto saya
bandung, jawa barat, Indonesia
Pendidikan : > SDN 05 Pariaman > SMPN 07 Sakarek ULu > SMAN 1 Pariaman > STAI{ Sekolah Tinggi agama islam } > Pondok Pesantren Kediri Jawa Timur Tahun 1997 _ 1999 > Pondok Pesantren Al-Barokah Purworejo, Jawa Tengah.pengajar di pon pes al huda riau,,2004 - 2006..Sekarang menetap di bandung.ALHAMDULILLAH......KATAM HADIST SHOHIH BUKHORI,SHOHIH MUSLIM,SUNAN NASAI,SUNAN ABU DAUD,SUNAN TIRMIZI,...

Minggu, 30 Januari 2011

PAHALA ORANG YANG MENGAJARKAN AGAMA ALLAH

Hadist Ibni Majah Jus 2 No. 2148 Bab Imbalan atas Mengajarkan Al-Quran (Shohih)

 

2148 - حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ مُحَمَّدٍ وَمُحَمَّدُ بْنُ إِسْمَعِيلَ قَالَا حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا مُغِيرَةُ بْنُ زِيَادٍ الْمَوْصِلِيُّ عَنْ عُبَادَةَ بْنِ نُسَيٍّ عَنْ الْأَسْوَدِ بْنِ ثَعْلَبَةَ عَنْ عُبَادَةَ بْنِ الصَّامِتِ قَالَ عَلَّمْتُ نَاسًا مِنْ أَهْلِ الصُّفَّةِ الْقُرْآنَ وَالْكِتَابَةَ فَأَهْدَى إِلَيَّ رَجُلٌ مِنْهُمْ قَوْسًا فَقُلْتُ لَيْسَتْ بِمَالٍ وَأَرْمِي عَنْهَا فِي سَبِيلِ اللَّهِ فَسَأَلْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْهَا فَقَالَ إِنْ سَرَّكَ أَنْ تُطَوَّقَ بِهَا طَوْقًا مِنْ نَارٍ فَاقْبَلْهَا
 
Ubadah bin Shomit meriwayatkan: Aku mengajar manusia dari ahli masjid pada Al-Quran dan tulis menulis, maka seorang laki-laki memberiku hadiah sebuah busur panah. Aku (Ubadah bin Shomit) katakan, "tidak ada benda lain". Dan aku jatuhkan (shodakohkan) busur tersebut dalam sabilillah. Kemudian aku tanyakan hal tersebut pada Rasulullah SAW. Maka Nabi menjawab,”Seandainya engkau suka dikalungi busur tersebut dari kalung api maka terimalah”.

Hadist Ibni Majah Jus 2 No. 2149 Bab Imbalan atas Mengajarkan Al-Quran (Shohih)

 

2149 - حَدَّثَنَا سَهْلُ بْنُ أَبِي سَهْلٍ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ عَنْ ثَوْرِ بْنِ يَزِيدَ حَدَّثَنَا خَالِدُ بْنُ مَعْدَانَ حَدَّثَنِي عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ سَلْمٍ عَنْ عَطِيَّةَ الْكَلَاعِيِّ عَنْ أُبَيِّ بْنِ كَعْبٍ قَالَ عَلَّمْتُ رَجُلًا الْقُرْآنَ فَأَهْدَى إِلَيَّ قَوْسًا فَذَكَرْتُ ذَلِكَ لِرَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ إِنْ أَخَذْتَهَا أَخَذْتَ قَوْسًا مِنْ نَارٍ فَرَدَدْتُهَا
 
… dari Abi bin Ka’bin meriwayatkan aku mengajar seseorang pada Al-Quran maka aku diberi hadiah sebuah busur panah. Maka aku melaporkan masalah tersebut pada Rasulillah SAW. Maka (Rasulullah SAW) menjawab,”Jika engkau menerimanya engkau akan menerima busur api (di neraka)”. Maka aku kembalikan busur tersebut

Keterangan:
  • Dalil-dalil tersebut menunjukkan bahwa seseorang DILARANG menerima apapun sebagai imbalan mengajarkan Al-Quran atau secara umum mengajarkan agama.
  • Hendaknya seseorang tidak menjadikan mengajar agama sebagai profesi / alat untuk mencari penghidupan.

Senin, 24 Januari 2011

SETAN ADALAH MUSUH YANG UTAMA

Waspadalah Tipu Daya Setan

Musuh utama umat manusia adalah Iblis / setan. Di hadapan Allah Iblis telah bersumpah untuk menggoda anak turun Adam (manusia) agar mendapat laknat yang sama dari Allah.
Firman Allah;
Al Quran Surat Al ’Arof ayat 16-17
قَالَ فَبِمَا أَغْوَيْتَنِي لأَقْعُدَنَّ لَهُمْ صِرَاطَكَ الْمُسْتَقِيمَ - 16 ثُمَّ لآتِيَنَّهُمْ مِنْ بَيْنِ أَيْدِيهِمْ وَمِنْ خَلْفِهِمْ وَعَنْ أَيْمَانِهِمْ وَعَنْ شَمَائِلِهِمْ وَلا تَجِدُ أَكْثَرَهُمْ شَاكِرِينَ –  
17
"Karena Engkau telah menyesatkan saya) Engkau telah menghukum saya; huruf ba mengandung makna qasam/sumpah dan sebagai jawabnya ialah (saya benar-benar akan menghalang-halangi mereka) yaitu anak-anak Adam (dari jalan Engkau yang lurus) maksudnya dari jalan yang dapat mempertemukan mereka kepada Engkau.
Kemudian saya akan mendatangi mereka dari muka dan dari belakang mereka, dari kanan dan dari kiri mereka. Dan Engkau tidak akan mendapati kebanyakan mereka bersyukur (taat).
Al Quran Al Hijr ayat 39-40
قَالَ رَبِّ بِمَا أَغْوَيْتَنِي لأزَيِّنَنَّ لَهُمْ فِي الأَرْضِ وَلأغْوِيَنَّهُمْ أَجْمَعِينَ - 39 إِلاَّ عِبَادَكَ مِنْهُمْ الْمُخْلَصِينَ 
- 40
Iblis berkata, "Ya Rabbku! Oleh sebab Engkau telah memutuskan bahwa aku sesat) artinya disebabkan Engkau telah menetapkan aku sesat; huruf ba pada lafal bimaa adalah bermakna qasam, sedangkan jawabnya ialah (pasti aku akan menjadikan mereka memandang baik di muka bumi ini) terhadap perbuatan-perbuatan maksiat (dan pasti aku akan menyesatkan mereka semuanya).
Kecuali hamba-hamba Engkau yang mukhlis di antara mereka.
Sejak jaman Nabi Adam sampai sekarang dan bahkan hingga akhir jaman Iblis terus berusaha menyesatkan dan merusak umat manusia dengan taktik yang licik. Iblis terus menghias-hiasi manusia dengan kenikmatan berada di jalan yang sesat, bangga dengan perbuatan dosa dan pelanggaran dan merasa aman saja berbuat kemungkaran.
Peringatan Allah
Al Quran Surat Al An’am ayat 142
قَالَ فَبِمَا .... وَلا تَتَّبِعُوا خُطُوَاتِ الشَّيْطَانِ إِنَّهُ لَكُمْ عَدُوٌّ مُبِينٌ
142
… dan janganlah kamu mengikuti langkah-langkah setan) jalan setan di dalam masalah pengharaman dan penghalalan. (Sesungguhnya setan itu musuh yang nyata bagimu) yang jelas permusuhannya.
Al Quran Surat Al Fatir ayat 6
قَالَ فَبِمَا إِنَّ الشَّيْطَانَ لَكُمْ عَدُوٌّ فَاتَّخِذُوهُ عَدُوّاً إِنَّمَا يَدْعُو حِزْبَهُ لِيَكُونُوا مِنْ أَصْحَابِ السَّعِيرِ6
Sesungguhnya setan itu adalah musuh bagi kalian, maka anggaplah ia musuh (dengan cara taat kepada Allah dan tidak menaati setan) karena sesungguhnya setan-setan itu hanya mengajak golongannya (yakni pengikut-pengikutnya yang sama-sama kafir dengannya) supaya menjadi penghuni neraka yang menyala-nyala (yakni neraka yang keras siksaannya).

Aktifitas dan Target Iblis

عَنْ أَبِى مُوْسَى عَنِ النَّبِيِّ صلى الله عليه و سلم قَالَ إِذَا أَصْبَحَ إِبْلِيْسُ بَثَّ جُنُوْدَهُ فَيَقُوْلُ مَنْ أَضَلَّ الْيَوْمَ مُسْلِمًا أَلْبَسْتُهُ التَّاجَ قَالَ فَيَخْرُجُ هَذَا فَيَقُوْلُ لَمْ أَزَلْ بِهِ حَتَّى طَلَقَ امْرَأَتَهُ فَيَقُوْلُ أَوْشَكَ أَنْ يَتَزَوَّجَ وَيَجِيْءُ هَذَا فَيَقُوْلُ لَمْ أَزَلْ بِهِ حَتَّى عَقَّ وَالِدَيِهِ فَيَقُوْلُ أَوْشَكَ أَنْ يَبِرَّ وَيَجِيْءُ هَذَا فَيَقُوْلُ لَمْ أَزَلْ بِهِ حَتَّى أَشْرَكَ فَيَقُوْلُ أَنْتَ أَنْتَ وَيَجِيْءُ هَذَا فَيَقُوْلُ لَمْ أَزَلْ بِهِ حَتَّى زَنَى فَيَقُوْلُ أَنْتَ أَنْتَ وَيَجِيْءُ هَذَا فَيَقُوْلُ لَمْ أَزَلْ بِهِ حَتَّى قَتَلَ فَيَقُوْلُ أَنْتَ أَنْتَ وَيُلْبِسُهُ التَّاجَ* رواه ابن حبان 
٦٢٩٥
Dari Abu Musa dari Rosululloh bersabda,”Ketika pagi-pagian Iblis menyebar bala tentaranya, maka ia berkata. “Siapa saja hari ini yang lebih bisa menyesatkan orang Islam, maka akan aku beri mahkota di kepalanya”.
Kemudian keluarlah seorang tentara dan berkata,”saya tidak henti-hentinya menyesatkan orang Islam hingga ia menceraikan istrinya”.
Iblis berkata,”Bisa jadi ia aka kawin lagi”.
Dan datanglah tentara iblis yang lain, kemudian berkata,”Saya tidak henti-hentinya menyesatkan orang Islam hingga ia durhaka kepada kedua orang tuanya”.
Iblis berkata,”bisa jadi ia akan berbuat baik kembali”.
Dan datanglah tentara iblis yang lain, kemudian berkata,” Saya tidak henti-hentinya menyesatkan orang Islam hingga ia berbuat syirik”.
Iblis berkata,”Kamu…kamu!”
Dan datanglah tentara iblis yang lain, kemudian berkata,” Saya tidak henti-hentinya menyesatkan orang Islam hingga ia berzina”.
Iblis berkata,”Kamu…kamu!”
Dan datanglah tentara iblis yang lain, kemudian berkata,” Saya tidak henti-hentinya menyesatkan orang Islam hingga ia membunuh”.
Iblis berkata,”Kamu…kamu!”
Kemudian dikenakanlah mahkota itu oleh iblis.


Kata ”Kamu…kamu!” menunjukkan bahwa iblis telah setuju dan merasa puas terhadap pasukannya yang berhasil menggoda manusia untuk melakukan perbuatan yang bisa mendatangkan laknat.


Maka berhati-hatilah terhadap bujuk rayu setan/iblis yang menyesatkan dan berakibat kehinaan dan penderitaan yang kekal di neraka.

Jumat, 21 Januari 2011

TENTANG ILMU

Hadist Shohih Bukhori Kitabu Ilmi Bab Fadhlil Ilmi


بَاب فَضْلِ الْعِلْمِ وَقَوْلِ اللَّهِ تَعَالَى { يَرْفَعْ اللَّهُ الَّذِينَ آمَنُوا مِنْكُمْ وَالَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ دَرَجَاتٍ وَاللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرٌ }
وَقَوْلِهِ عَزَّ وَجَلَّ { وَقُلْ رَبِّ زِدْنِي عِلْمًا
 
}
Bab keutamaan Ilmu dan Firman Alla Ta’ala {niscaya Allah akan mengangkat orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu beberapa derajat. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.}
Dan Firman Allah maha Mulya dan Maha Agung {dan katakanlah Wahai Tuhanku tambahkanlah padaku ilmu}


Al-Quran Surat Al-Mujadalah ayat 11

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آَمَنُوا إِذَا قِيلَ لَكُمْ تَفَسَّحُوا فِي الْمَجَالِسِ فَافْسَحُوا يَفْسَحِ اللَّهُ لَكُمْ وَإِذَا قِيلَ انْشُزُوا فَانْشُزُوا يَرْفَعِ اللَّهُ الَّذِينَ آَمَنُوا مِنْكُمْ وَالَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ دَرَجَاتٍ وَاللَّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ خَبِيرٌ (
11)
Hai orang-orang beriman apabila dikatakan kepadamu: "Berlapang-lapanglah dalam majlis", maka lapangkanlah niscaya Allah akan memberi kelapangan untukmu. Dan apabila dikatakan: "Berdirilah kamu", maka berdirilah, niscaya Allah akan mengangkat orang-orang yang beriman di antaramu dan orang-orang yang diberi ilmu beberapa derajat. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.


Hadist Sunan Abi Dawud no 2499 Kitabu Faroid

2499 - حَدَّثَنَا أَحْمَدُ بْنُ عَمْروِ بْنِ السَّرْحِ أَخْبَرَنَا ابْنُ وَهْبٍ حَدَّثَنِي عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ زِيَادٍ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ رَافِعٍ التَّنُوخِيِّ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرِو بْنِ الْعَاصِ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ الْعِلْمُ ثَلَاثَةٌ وَمَا سِوَى ذَلِكَ فَهُوَ فَضْلٌ آيَةٌ مُحْكَمَةٌ أَوْ سُنَّةٌ قَائِمَةٌ أَوْ فَرِيضَةٌ عَادِلَةٌ
… dari Abdillah bin Umar bin al’ash, sesungguhnya Rasulullah SAW bersabda,”ILMU itu (yang wajib dicari) ada tiga dan apa-apa di luar tiga tersebut hanyalah kelebihan (tidak wajib diperlajari) ayat yang untuk menghukumi (Al-Quran) atau sunah yang ditegakkan atau ilmu faroid yang adil.


Al-Quran Surat Al-Isro’ ayat 36

وَلَا تَقْفُ مَا لَيْسَ لَكَ بِهِ عِلْمٌ إِنَّ السَّمْعَ وَالْبَصَرَ وَالْفُؤَادَ كُلُّ أُولَئِكَ كَانَ عَنْهُ مَسْئُولًا (
36)
Dan janganlah kamu mengerjakan apa yang kamu tidak mempunyai ILMU tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungan jawabnya.


Al-Quran Surat Toha ayat 114

فَتَعَالَى اللَّهُ الْمَلِكُ الْحَقُّ وَلَا تَعْجَلْ بِالْقُرْآَنِ مِنْ قَبْلِ أَنْ يُقْضَى إِلَيْكَ وَحْيُهُ وَقُلْ رَبِّ زِدْنِي عِلْمًا (114) *القران سورة طه اية 
114
Maka Maha Tinggi Allah Raja Yang sebenar-benarnya, dan janganlah kamu tergesa-gesa membaca Al qur'an sebelum disempurnakan mewahyukannya kepadamu, dan katakanlah: "Ya Tuhanku, tambahkanlah kepadaku ILMU".